Ciri Ciri Rumah Arsitektur Modern
- Onlist Natali

- Aug 26, 2020
- 2 min read
Updated: Sep 15, 2020

Rumah minimalis kecil dan desain kreatifnya dengan denah rumah 2 kamar dan 3 kamar berikut ini akan menunjukkan kepada Anda bagaimana membuat desain rumah modern yang sederhana, namun mengesankan dan nyaman. Kebanyakan orang berangan-angan tentang rumah minimalis mewah yang besar, sering kali dirancang secara berlebihan dengan berbagai gaya, kombinasi warna, pilihan detail, furnitur, dan lain-lain. Namun, kebanyakan orang hanya mampu membeli satu rumah seumur hidup mereka sehingga biasanya mereka akan berupaya semaksimal mungkin untuk memperoleh segala sesuatu yang mereka idamkan, tanpa menyadari bahwa mereka menciptakan kekacauan dan hasil akhir yang tidak diinginkan.
Gaya arsitektur modern disebut sebagai pengaruh utama dari perkembangan arsitektur modern pada pertengahan abad ke-20, di mana saat itu tengah berkembang industri penerbangan dan juga perjalanan luar angkasa. Alhasil, perkembangan ini menginspirasi bentuk-bentuk desain aerodinamis dengan mengeksplorasi penggunaan material besi pada dunia arsitektur. Di Indonesia sendiri, gaya arsitektur modern berkembang sejak akhir abad 19 hingga pertengahan abad 20. Jika kamu mendambakan punya rumah bergaya modern, pahami terlebih dahulu ciri-cirinya. Berikut beberapa ciri rumah dengan arsitektur modern yang bisa menjadi panduan.
Elemen garis simetris yang bersih
Bangunan bergaya arsitektur modern pada umumnya hadir dengan elemen garis sangat kuat, baik elemen garis horisontal pada denah, hingga garis-garis vertikal dan diagonal pada gubahan masa dan fasad bangunan. Garis-garis bergelombang, lengkung, atau garis-garis asimetrik cenderung jarang dijumpai pada bangunan bergaya arsitektur modern.
Rancangan terbuka & banyak elemen
Tidak seperti bangunan tradisional umumnya, pada bangunan bergaya arsitektur modern biasanya memiliki denah lantai jauh lebih terbuka dengan minimnya keberadaan pembatas ruangan. Selain itu, pada bangunan berarsitektur modern juga cenderung memanfaatkan penggunaan kaca sehingga hunian terkesan sangat terbuka.
Mengutamakan fungsi daripada bentuk
Berbeda dengan rumah tradisional yang cenderung menonjolkan nilai estetika, pada rumah modern estetika bukanlah faktor utama dari bentuk sebuah hunian. Umumnya arsitektur bergaya modern lebih menonjolkan fungsi dari setiap ruangan. Apa pun bentuk yang dimiliki rumah tersebut pasti memiliki sebuah fungsi yang mendukung aktivitas penghuninya.
Memiliki ornamen rumah yang jelas
Keberadaan ornamen tentu sangat mendukung kenyamanan sebuah rumah untuk ditinggali. Kendati demikian, pada rumah berarsitektur modern ornamen adalah hal yang perlu dikurangi penggunaannya sebab hal tersebut tidak memberikan fungsi berarti. Jika pun ada ornamen dalam rumah modern pasti memiliki bentuk yang jelas, seperti vertikal, horisontal, dan juga diagonal yang sederhana.
Hubungan dengan lingkungan sekitar
Rumah dengan arsitektur modern umumnya memiliki hubungan dengan topografi dari lingkungan atau tapak yang sangat erat, seperti misalnya fallingwater house yang memiliki hubungan langsung antara interior dan eksterior.



Comments